Menyambung posting saya lang lalu, saya pernah mendapatkan tulisan dibawah ini lewat milis beberapa tahun lalu. Tulisan ini bukan untuk menyuruh Anda semua membuat hoax, tetapi untuk membekali diri agar tidak terkecoh dengan hoax yang banyak beredar.
Semoga bermanfaat bagi pembaca semua.
------
Date: Wed, 15 Mar 2006 14:02:02 +0700 (WIT)
Beberapa orang masih bingung membedakan antara spam dan hoax. Gampangnya,
spam adalah email yang berisi iklan suatu produk/website tertentu dimana
kita tidak menginginkan menerima email tersebut, keterangan lengkap bisa
dilihat di wiki. Sementara itu, hoax adalah berita bohong atau berita
palsu.
Hoax beredar di mana saja: email, bulettin friendster, Yahoo Messenger,
bahkan SMS. Sebelum dapat membedakan hoax dan bukan, mari kita belajar
membuat hoax.
Langkah-langkah membuat hoax.
- Pilih topik yang unik
Tidak harus berhubungan dengan dunia komputer, boleh kesehatan, keuangan,
kemanusiaan, atau bahkan tentang cuaca. Coba yang sepele dulu, tapi setiap
hari digunakan orang, misalnya "mouse".
- Cari 'masalah'
Carilah yang kira-kira akan membuat orang mengernyitkan dahi dan berupaya
untuk memberitahukan teman-temannya. Misalnya:
"Penggunaan optical mouse dapat menimbulkan Kanker"
- Gunakan istilah-istilah ilmiah
Usahakan yang sudah diketahui oleh banyak orang. Jangan lupa berikan
data-data berupa angka.
"Kenyamanan optical mouse ternyata mempunyai efek samping yang berbahaya.
Tiga tahun semenjak peluncuran pertama optical mouse oleh microsoft, telah
ditemukan ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang
dipancarkan mouse. Optical mouse bekerja dengan memancarkan gelombang
elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang
digunakan jauh lebih tinggi dari pada pada handphone.
Telah diketahui secara luas bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat
ujung-ujung syaraf tubuh. Radiasi yang dirasakan oleh telapak tangan bisa
berpengaruh fatal pada kesehatan, karena menurut laporan WHO radiasi dari
mouse setara 5 kali radiasi handphone. Akan tetapi radiasi mouse menjadi
berbahaya karena dipegang terus menerus oleh pemakai komputer.
Pengaruh radiasi dari mouse lebih terasa pada produk-produk berkualitas
rendah, karena produk-produk yang bagus memiliki shield (pelindung) untuk
melindungi pergelangan tangan. "
- Tambahkan alamat kantor berita di internet
"WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse
untuk seluruh kegiatan di kantornya, sementara Microsoft dan IBM
mengucurkan dana sekitar 2milyar dolar untuk kerjasama pembuatan pointing
device yang lebih aman.
Industri-industri hardware terbesar di cina dan taiwan berusaha
menutup-nutupi hal ini. Jika diperhatikan, mouse-mouse optical yang
beredar di pasaran saat ini diproduksi oleh merk-merk yang tidak terkenal,
padahal itu hanyalah sisa produksi industri besar yang sudah menghentikan
penjualan."
- Berikan solusi yang tidak kalah gebleknya
"Untuk itu, cobalah memegang mouse hanya di saat diperlukan saja.
Berlatihlah menggunakan Hotkey (Ctrl-C, Ctrl-V untuk kopi paste).
Kembalilah menggunakan mouse model lama (bola)".
- Tambahkan kata-kata ajaib
"Sekedar untuk berjaga-jaga, seorang temanku sudah kena 2 hari yang lalu.
Tolong teruskan ke orang-orang yang anda sayangi".
*hihihi*
- Berikan efek forward.
Agar seolah-olah email ini didapat dari kalangan eksklusif, atau dari
milis yang berkaitan, beri efek forward pada judul email
"Fwd:[milis-kesehatan]Mouse Optical dapat menyebabkan kanker
(PENTING!!!)".
Gampang? Tentu Saja
Dari uraian diatas semoga bisa terlihat betapa mudahnya orang membuat hoax
di internet. Oleh karena itu, setelah dapat membuat hoax sendiri seperti
di atas, kita dapat membedakan mana berita hoax dan mana berita yang
benar. Semakin banyak orang yang bisa mengerti ciri-ciri hoax, semakin
sedikit sampah yang akan beredar di internet.
Bagaimana memeriksa apakah suatu berita itu Hoax atau bukan?
1. Gunakan logika saja. misalnya "forward berita ini sebagai tanda bahwa
account anda aktif, karena friendster terlalu penuh dan akan menutup
account yang tidak aktif". Yang benar saja gitu loh, dengan satu query di
database saja sudah kelihatan kapan suatu account terakhir login, lagipula
mana ada online industry yang menutup kliennya dengan semena-mena.
2. Jika ada link, coba cari di link tersebut
3. Tanyakan pada rekan yang lebih memahami hal ini
4. Tanya paman google
Dalam urutan 'penyampah internet', menurutku hoax berada setingkat lebih
tinggi daripada spam. Orang membuat spam untuk sekedar mencari makan,
mungkin untuk anak-anaknya atau istri-istrinya. Sedangkan orang membuat
hoax tak lain hanyalah untuk kepuasan pribadi : berhasil membohongi orang
banyak. (Junk mail tergolong sampah jinak)
Membuat hoax tidak menjadikan seseorang mendapatkan keuntungan apapun,
kecuali kesenangan semu karena 'hasil karya'nya beredar luas di internet.
Sementara itu, ribuan bahkan jutaan orang yang bekerja pada industri yang
berkaitan mengalami kerugian karena produknya tiba-tiba saja tidak laku.
Sementara ribuan orang yang lain mengalami kecemasan (fraud) akibat
membaca hoax tersebut.
Ketahuilah, hanya ciken yang membuat hoax dan menyebarkannya, dan hanya
idiot yang memforwardnya. Selamatkan internet dari sampah berbahaya,
sebarkan informasi ini pada teman-teman yang anda sayangi.
Tampilkan postingan dengan label hoax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hoax. Tampilkan semua postingan
Kamis, April 17, 2008
Langkah-langkah membuat Hoax
Kamis, Februari 28, 2008
Lagi-lagi spam lewat messenger
Siang ini kembali saya mendapatkan pesan ini lewat YM :
Sudah setahun lebih sejak pertama kali saya mendapatkan pesan seperti ini. Kata-katanya pun persis sama. Sepertinya yang ikut menyebarkan pesan ini benar-benar melakukan copy-paste tanpa pernah melakukan pengecekan ulang apakah berita ini benar atau tidak.
Kali ini saya iseng nanya ke teman yang memberi pesan ini. Ini percakapannya:
Itulah berita yang saya dapatkan. Saya juga tidak bisa melakukan konfirmasi, apakah yang dikatakan oleh teman saya (saya kasi inisial teman2) itu benar, bahwa ketut menjual darah yang dia dapatkan. Saya sendiri pernah membaca tentang proses transfusi darah di blog seorang dokter bernama Tonang Dwi Ardyanto. Memang ada kondisi yang membutuhkan ketersediaan darah, sedangkan persediaan darah di PMI kadang terbatas.
Pesan berantai yang ada bukan hanya berita ini saja. Banyak berita-berita tidak jelas lainnya yang sering menyebar lewat sarana messenger, milis, email berantai, forum dan media lainnya. Kita harus selalu bersikap teliti dalam menerima informasi, apalagi ikut menyebarkan informasi yang kita terima. Cek kembali sumber berita / informasi tersebut. Jangan menyebarkan berita / informasi yang tidak bisa kita konfirmasi kebenarannya. Putuskan penyebaran pesan berantai tersebut, biarlah kita yang menjadi orang terakhir yang menerimanya.
forward yah.....TOLONG DI RANTAIKAN... dicari golongan darah AB, danbersedia membantu seorang sahabat: dian_USD , ekonomi 06 BINUS kankerotak stadium 4. Hubungi Ketut (0818041674 97). Tolong disebarkan.. .Thanks before ... Cuma copy paste doank udah ngebantu orang loch
Sudah setahun lebih sejak pertama kali saya mendapatkan pesan seperti ini. Kata-katanya pun persis sama. Sepertinya yang ikut menyebarkan pesan ini benar-benar melakukan copy-paste tanpa pernah melakukan pengecekan ulang apakah berita ini benar atau tidak.
Kali ini saya iseng nanya ke teman yang memberi pesan ini. Ini percakapannya:
Donny Kurnia: masih butuh ya?
teman1: duh..kurang tau ..don....tapi baru masuk messagenya ke adhit barusan...
Donny Kurnia: dari siapa? dah pernah konfirmasi sebelumnya?
teman1: disitu ada contact personnya khan..
Donny Kurnia: maksudku, kamu sendiri udah pernah konfirmasi dulu sebelum ikut2an menyebarkan lewat kopi-paste ini belum?
Donny Kurnia: soalnya dah setahun lebih sejak pesan ini pertama kali nyebar
teman1: teman2: ini forward-an dah lama bt ada..
teman2: dan FYI, ini berita bohong...
teman2: yg namanya ketut itu menjual darah yg dia kumpulin...
teman2: udah ada org yg ketipu.
teman2: thnx.. teman1: oh..gitu....
teman1: thx 4 your information...
teman1: oh...belon..sorry...
teman1: ntr ge forward-in lagi..berita ini ke atas..soriii...
Donny Kurnia: :)
teman1: teman2: ini forward-an dah lama bt ada..
teman2: dan FYI, ini berita bohong...
teman2: yg namanya ketut itu menjual darah yg dia kumpulin...
teman2: udah ada org yg ketipu.
teman2: thnx.. teman1: oh..gitu....
teman1: thx 4 your information...
teman1: jadi bwt yg mau nolong..tolong di check dulu kali yah informasi nya...(cuman menginformasikan doang..)
Donny Kurnia: makanya, selalu crosscheck before spread any news :)
Itulah berita yang saya dapatkan. Saya juga tidak bisa melakukan konfirmasi, apakah yang dikatakan oleh teman saya (saya kasi inisial teman2) itu benar, bahwa ketut menjual darah yang dia dapatkan. Saya sendiri pernah membaca tentang proses transfusi darah di blog seorang dokter bernama Tonang Dwi Ardyanto. Memang ada kondisi yang membutuhkan ketersediaan darah, sedangkan persediaan darah di PMI kadang terbatas.
Pesan berantai yang ada bukan hanya berita ini saja. Banyak berita-berita tidak jelas lainnya yang sering menyebar lewat sarana messenger, milis, email berantai, forum dan media lainnya. Kita harus selalu bersikap teliti dalam menerima informasi, apalagi ikut menyebarkan informasi yang kita terima. Cek kembali sumber berita / informasi tersebut. Jangan menyebarkan berita / informasi yang tidak bisa kita konfirmasi kebenarannya. Putuskan penyebaran pesan berantai tersebut, biarlah kita yang menjadi orang terakhir yang menerimanya.
Langganan:
Postingan (Atom)


